Why ?
WELCOME NEW GENERATIONS
25 September 2009
Katanya
16 September 2009
Senyum Ahh
Pada suatu hari 3 orang vampir lagi unjuk taring atas kehebatannya masing-masing dalam hal menghisap darah dan membunuh mangsa.
“kebetulan nih malem dingin banget, gue jadi laper neh” celetuk vampir pertama.
“gimana kalo kita adu kekuatan, sapa yang paling cepet ngisep darah” tanya vampir kedua..
“okeh…!!!”
“gue duluan” kata vampir pertama…
lalu…whuuusssss…vampir pertama melesat..gak lama, selang lima menit dia kembali lagi dengan muka penuh darah dan sambil berkata..”lo liat gak kota dibawah sono??”
“iya liat” kata vampir dua & tiga
“semua penduduknya udah pada tewas, gue isep darahnya”
aahh, belom seberapa, neh liat gue..dan vampir kedua pun melesat tajam..selang tiga menit, diapun kembali dengan wajah belepotan darah, sambil berkata…
“lo liat kampung dibawah sana?? semua penduduknya dah pada tewas gue isep darahnya!!”
“aahh kecil, neh liat gue!!” vampir ketiga pun terbang melesat tajam… dan gak sampe satu menit dia udah kembali dengan darah diseluruh muka… dan dia berkata “lo liat tiang listrik dibawah sono??”
“iya..iya liat…”
“sialaaan..gue kagak liat!!@#$%^&”
05 September 2009
KEPUTUSAN
Keseharian kita
Bukanlah berarti memuaskan semua pihak
Jika ya
Hidup kita rapuh dan mudah terombang ambing
Pendirian yang teguh dan istiqomah
Membawa hidup kita lebih tenang dan tidak mudah bingung
Tidak seperti Awan yang selalu berubah karena angin
Setiap keputusan selalu saja ada yang tidak senang
Ketika keputusan sudah diambil tetap harus dijalankan
Jadi . . . .
Putuskanlah dengan bijak
Wassalam,
Semoga bermanfaat sepenggal kata sejuta makna bagi yang memahaminya
01 September 2009
Mengenangmu

MENGENANG MU
Sabtu 8 Agustus 2009
Pagi itu seperti pagi-pagi biasanya
Seperti biasa aku selalu mengganggu pagimu
Walau ku tak minta kau selalu membuatkanku sarapan
Kau yang selalu memperhatikanku
Pagi itu tak ada tanda – tanda apapun untukku
Aku tak tahu kalau pagi itu adalah . . . .
Hari terakhir kita bertemu
Hari terakhir kita berbicara
Hari terakhir kau membuatkanku sarapan
Hari terakhir aku melihatmu tersenyum
Maafkan aku yang tak ada
Disaat-saat terakhir hidupmu
Maafkan aku yang tak ada
Disaat orang-orang panik ingin menolongmu
Maafkan aku yang tak ada
Disaat kau membutuhkan aku
Maafkan aku yang tak dapat menemanimu
Disaat-saat kau dijemput yang Kuasa
Maafkan aku yang tak sadar
Betapa besar sayangmu padaku
Maafkan aku yang tak dapat mengucapkan kata terakhirku
Aku sangat sayang padamu
Aku ……….
Tak ada lagi kata yang dapat ku ucapkan
Selamat jalan kakakku tersayang
Semoga kau tenang disisiNya
Amien yarobal alamin.
30 Juli 2009
Akar
Hidup manusia harus berpijak
sebagaimana setiap pohon harus berakar
Berkatalah sebatang pohon kepada manusia
"Akarku menghunjam dalam ke tanah yang merah,
dan aku akan memberimu buah-buahku".
Manusia itu menjawab
"Tanah yang merah itu mengajariku
untuk menerima pemberianmu dengan rasa terima kasih."
10 Juli 2009
Kesendirian
Kesunyian yang lahir karena kesendirian
Mencari jati diri dalam sepi
Tuk menyegarkan nurani yang sudah penat
Sebuah anugrah yang banyak menampik
Menyendiri bukan tuk bengong
Banyak ide besar muncul dalam kesendirian
Tuk mendekatkan diri kepada sang kuasa
Sedikit Menepi dalam menata hati sunyi
Kesunyian
Menjaga mata agar tak sepenuhnya menutup
Tanpa kita sadari
Banyak dari kita tak tahu diri sendiri
Tidak kenal siapa dirinya
Menjalani hidup dengan berjalan tanpa sadar
Banyak menggunakan
Topeng-topeng semu yang selalu kita banggakan
Ada topeng kemunafikan
Ada topeng penjilat
Suka atau tidak suka itulah yang kita kenakan
Kembali dalam sepi
Dengarkan lah jeritan hati yang menangis
Mengetahui kita menggunakan seribu balutan topeng sesungguhnya
Dalam sepi ini cobalah kembali menjadi diri sendiri
Tanpa balutan topeng yang ada.
Menjadi jujur dalam sepi memang tampak mudah
Tapi hal itu tak akan pernah menjadi mudah
Kecuali kita bisa memulainya
Belajar dalam sepi untuk jujur dan menjadi diri sendiri
Dan . . . .
Jadilah dirimu yang sejati seperti dalam sendiri
05 Juni 2009
Manusia sadar manusia
MANUSIA SADAR MANUSIA
Apa manusia baru akan sadar . . . .
setelah mereka merasakan penderitaan
Setelah mereka tidak mampu berbuat apapun
Setelah mereka tidak punya kekuasaan lagi
Setelah mereka merasakan sakit
Apa manusia baru akan sadar . . . .
Setelah mereka tidak kaya lagi
Setelah mereka tidak memiliki jabatan lagi
Setelah mereka . . . . .
Hai kau manusia sadarlah
Ingatlah suatu saat kau
Kan tidak muda lagi
Hai kau manusia apa yang telah kau lakukan
Apa kau telah berbuat baik
Apa kau telah memperhatikan bawahanmu
Apa kau telah memperhatikan tetanggamu
Apa kau telah menolong sesamamu
Apa kau telah . . . .
Pada akhirnya
Hanya amal ibadahlah yang dapat membantumu
dan hanya perbuatan baiklah yang akan selalu dikenang
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepadaNya kamu dikembalikan.” (QS. 29:57)
13 April 2009
HATIKU DAN HATIMU
Kisah ini hanya akan memperoleh jawaban dari diri anda sendiri jika anda membaca dengan baik dan dipahami.
Berteman dengan siapapun buat saya adalah sesuatu yang menggembirakan. Tetapi banyak mutiara yang muncul dari orang-orang yang sederhana.
Pada suatu hari seorang pedagang bercerita bahwa pada saat bulan tertentu seperti bulan ramadhan dirinya bisa kuwalahan melayani pembeli. Sampai dia mengajak sanak saudaranya ikut membantunya berjualan, termasuk bapaknya sendiri. Katanya, pada satu sore sudah banyak pembeli yang mengantri. Bapak dan saudara-saudara sibuk melayani sementara pedagang tersebut pulang untuk mengambil persediaan dagangannya yang hampir habis dirumah.Sekembalinya ke warung dan pembeli sudah mulai berkurang. Adzan maghrib berkumandang. Sang bapak menghampiri anaknya dan mengatakan kalau kotak uang penjualan hari ini telah hilang diambil orang. Sebagai gantinya bapaknya bersedia bekerja selama ramadhan tidak usah digaji.
Tidak penting kisah ini datang dari mana, yang terpenting ada manfaatkah untuk anda ---
13 Maret 2009
Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada beberapa persoalan yang membuat kita hampir putus asa, karena di saat ditimpa kemalangan kebanyakan mereka tidak mampu lagi berpikir positif tentang diri dan dunia di sekitarnya. Mereka kebanyakan akan berpikir pendek dan bersikap pesimis yang memandang penderitaan hidup ini sebagai beban yang tidak akan pernah berakhir. Sikap demikian sangatlah berbahaya, tak hanya bagi diri kita sendiri tetapi juga orang lain.kita haruslah mencoba bersikap lebih bijaksana dalam menghadapi masa-masa sulit. Salah satu langkah yang dapat kita tempuh adalah menanamkan dalam pikiran kita bahwa masa-masa sulit yang kita hadapi dalam kehidupan ini tidak akan berlangsung selamanya, melainkan hanya sementara saja. Dengan demikian, kita akan dapat melihat sisi terang dari kehidupan ini. Oleh karena itu kita harus mencoba menumbuhkan sikap optimisme,. "For myself, I am an optimist--it does not seem to be much use being anything else. – Bagi saya sendiri, saya adalah seorang yang penuh optimisme – karena tak akan lebih menguntungkan dengan menjadi yang lain," kata Winston Churcill. Karena rasa optimis adalah sumber kekuatan untuk mencari berbagai solusi secara realistis dan semangat untuk melaksanakan langkah-langkah perbaikan. Sehingga kemungkinan untuk meraih kehidupan yang sukses dan bahagia akan jauh lebih besar.Jadi tidak ada untungnya berputus asa menyalahkan diri sendiri, orang lain dan keluarga. Satu lagi yang terpenting kita yang melihat orang lain seperti itu bantulah semampunya jangan diam pura pura tidak tahu coba ditemani ajak bicara dan yang mengalami jangan malu tuk minta masukan, saran, pendapat dari orang lain yang tepat. Good bye putus asa. (Persoalan bukan untuk dihindari tapi hadapilah dan selesaikan, jangan jadi manusia yang gak berguna diam dan menerima apa adanya, cemen coy)
26 Februari 2009
MENGERTI
Apa itu mengerti ?
Apa karena kita tahu jadi mengerti
Atau karena kita mengerti jadi tahu
Mengerti bukan karena kita tahu
Bukan karena kita tahu jadi mengerti
Kadang kita merasa sudah berbuat baik
Kenapa orang masih menganggap kita buruk
Kadang kita merasa lebih pintar
Kenapa orang bilang kita bodoh
Kadang kita merasa sudah kerja keras
Kenapa orang bilang kita malas
Tuk mengerti perlu logika dan berpikir
Tuk mengerti perlu belajar kesabaran
Dengan berpikir kedua sisi
Kita bisa mengerti keadaan
Dengan belajar kesabaran
kita bisa mengerti menerima keadaan
Tuk mengerti tidak lah sulit
Jangan hanya berpikir kita, kita dan kita
Cobalah tuk peduli dengan orang lain
Kau akan mengerti
10 Januari 2009
Lempar Sepatu di Irak

Tetapi Presiden Iraq dalam konferensi pers mengaku marah dengan tindakan tersebut.
Wartawan : “Bukankah rekan saya tadi mewakili kekecewaan rakyat Iraq atas perbuatan Bush selama ini…?”
Wartawan : “Bukankah itu suatu keberanian melempar sepatu kepada presiden Amerika?”
Presiden : “Soal keberaniannya memang saya suka, tapi sudah melempar 2 x masih meleset itu yang membuat saya marah….”
Wartawan : ……????
Tragedi Kemanusiaan

06 Januari 2009
MONUMEN NASIONAL

Tugu Peringatan Nasional dibangun di areal seluas 80 hektar. Tugu ini diarsiteki oleh Soedarsono dan Frederich Silaban, dengan konsultan Ir. Rooseno, mulai dibangun Agustus 1959, dan diresmikan 17 Agustus 1961 oleh Presiden RI Soekarno. Monas resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Lapangan Monas mengalami lima kali penggantian nama yaitu Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, dan Taman Monas. Di sekeliling tugu terdapat taman, dua buah kolam dan beberapa lapangan terbuka tempat berolahraga. Pada hari-hari libur, Minggu atau libur sekolah banyak masyarakat yang berkunjung ke sini. Bentuk Tugu peringatan yang satu ini sangat unik. Sebuah batu obeliks yang terbuat dari marmer yang berbentuk lingga yoni simbol kesuburan ini tingginya 132 m.
Di puncak Monumen Nasional terdapat cawan yang menopang berbentuk nyala obor perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35kg. Lidah api atau obor ini sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan.
Pelataran puncak dengan luas 11x11 dapat menampung sebanyak 50 pengunjung. Pada sekeliling badan elevator terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi. Dari pelataran puncak tugu Monas, pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Arah ke selatan berdiri dengan kokoh dari kejauhan Gunung Salak di wilayah kabupaten Bogor, Jawa Barat, arah utara membentang laut lepas dengan pulau-pulau kecil berserakan. Bila menoleh ke Barat membentang Bandara Soekarno-Hatta yang setiap waktu terlihat pesawat lepas landas.
Dari pelataran puncak, 17 m lagi ke atas, terdapat lidah api, terbuat dari perunggu seberat 14,5 ton dan berdiameter 6 m, terdiri dari 77 bagian yang disatukan.
Pelataran puncak tugu berupa "Api Nan Tak Kunjung Padam" yang berarti melambangkan Bangsa Indonesia agar dalam berjuang tidak pernah surut sepanjang masa. Tinggi pelataran cawan dari dasar 17 m dan ruang museum sejarah 8 m. Luas pelataran yang berbentuk bujur sangkar, berukuran 45x45 m, merupakan pelestarian angka keramat Proklamasi Kemerdekaan RI (17-8-1945).
