Why ?

Why ?

WELCOME NEW GENERATIONS

DONASIKAN DANA ANDA KE REK. BCA. 07 11 85 46 99 An. SAIFUL AHMAD

13 Maret 2009

PUTUS ASA GAK PENTING


Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada beberapa persoalan yang membuat kita hampir putus asa, karena di saat ditimpa kemalangan kebanyakan mereka tidak mampu lagi berpikir positif tentang diri dan dunia di sekitarnya. Mereka kebanyakan akan berpikir pendek dan bersikap pesimis yang memandang penderitaan hidup ini sebagai beban yang tidak akan pernah berakhir. Sikap demikian sangatlah berbahaya, tak hanya bagi diri kita sendiri tetapi juga orang lain.kita haruslah mencoba bersikap lebih bijaksana dalam menghadapi masa-masa sulit. Salah satu langkah yang dapat kita tempuh adalah menanamkan dalam pikiran kita bahwa masa-masa sulit yang kita hadapi dalam kehidupan ini tidak akan berlangsung selamanya, melainkan hanya sementara saja. Dengan demikian, kita akan dapat melihat sisi terang dari kehidupan ini. Oleh karena itu kita harus mencoba menumbuhkan sikap optimisme,. "For myself, I am an optimist--it does not seem to be much use being anything else. – Bagi saya sendiri, saya adalah seorang yang penuh optimisme – karena tak akan lebih menguntungkan dengan menjadi yang lain," kata Winston Churcill. Karena rasa optimis adalah sumber kekuatan untuk mencari berbagai solusi secara realistis dan semangat untuk melaksanakan langkah-langkah perbaikan. Sehingga kemungkinan untuk meraih kehidupan yang sukses dan bahagia akan jauh lebih besar.Jadi tidak ada untungnya berputus asa menyalahkan diri sendiri, orang lain dan keluarga. Satu lagi yang terpenting kita yang melihat orang lain seperti itu bantulah semampunya jangan diam pura pura tidak tahu coba ditemani ajak bicara dan yang mengalami jangan malu tuk minta masukan, saran, pendapat dari orang lain yang tepat. Good bye putus asa. (Persoalan bukan untuk dihindari tapi hadapilah dan selesaikan, jangan jadi manusia yang gak berguna diam dan menerima apa adanya, cemen coy)

Tidak ada komentar: